Sastrawan Luar Negeri Baca Puisi di PKA

16/07/2009 § Tinggalkan komentar

JAKARTA – Seniman dari Austria, Werner Schulze, telah memastikan hadir dan tampil dalam acara pembacaan puisi “Panggung Sastra Perahu” di Krueng Aceh dalam rangka Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 5, 2-11 Agustus 2009 mendatang. Kepastian kehadiran sastrawan Austria tersebut disampaikan dalam surat balasan kepada panitia PKA.

“Pak Werner akan berada di Banda Aceh selama tiga hari,” kata Mustafa Ismail, representatif panitia PKA di Jakarta, Minggu. Werner Schulze adalah seorang seniman musik dan guru besar pada University of Music and Dramatic Arts Vienna (Internationales Harmonik-Zentrum). Ia menjadi guru besar tamu pada Institut Seni Indonesia di Yogjakarta dan memberi kuliah dalam bidang komposisi, teori musik, musik tiup dan ensemble musik tiup dan logam.

Ia telah mementaskan karyanya sekitar 500 kali di 46 negara Europa, Amerika dan Asia. Sejak 1988 berkonsentrasi dalam bidang Musik-Wicara-Tari-Sandiwara “Philosophy on Stage” (Filsafat untuk didengar dan dilihat) dan “Theology on Stage”: LOGOS, Cantico di Frate Sole, LLULL, Sokrates, Anchibasíe, Kalkül, Oidipus Tyrannos. Ia juga menyibukkan diri dalam musik-musik Indonesia, India, Mallorca dan kepulauan Färöer.

Selain bidang musik, ia juga seorang penulis. Ia telah menerbitkan sekitar 40 karya. Buku pertamanya diterbitkan oleh Penerbit Aschendorff, Münster, pada 1978. Selain buku, lima publikasi khusus dan sekitar 75 artikel tersebar dalam majalah di 13 bahasa. Kumpulan cerpennya kini sedang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Ia juga kerap memberi ceramah di berbagai negara tentang filsafat Ketuhanan, Platonisme heraklitiko-pythadi goreistik, Theori Arsitektur, Teori Musik dan Kontrafagot. Panggung Sastra Perahu yang didisain khusus dalam rangka PKA juga akan diisi oleh sejumlah satrawan dalam negeri dan luar negeri. Dari Malaysia dipastikan hadir penyair Kemala dan Siti Zainon Ismail. Sementara dari dalam negeri ada Saut Situmorang dari Yogyakarta, Wijang Warek dari Solo, Wowom Hesti Prabowo Tangerang dan puluhan sastrawan lainnya serta sastrawan Aceh. Mereka akan tampil di tiga tempat, yakni panggung sastra Perahu di Krueng Aceh, Panggung Sastra Pinto Khob dan Panggung Sastra Kapal Apung di Punge Banda Aceh.

Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Aceh yang juga Sekretaris Umum PKA 5 Mirzan Fuadi mengatakan sangat mengapresiasi kehadiran para sastrawan tersebut dalam rangka event PKA. “Ini sesuatu yang baru di Aceh. Karenanya diharapkan akan memberi warna dari PKA 2009,” kata Mirzan Fuadi dalam suatu pertemuan di Kantor Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta.

Refresentatif Panitia PKA, Mustafa Ismail yang juga salah seroang sastrawan asal Aceh mengatakan, panitia juga mengundang penyair-penyair dari beberapa negara Eropa, seperti Portugal, Perancis dan Italia. Panggung Sastra PKA selain diisi oleh pembacaan puisi dan musikalisasi puisi juga akan ditimpali dengan diskusi sastra dengan pembicara Ketrin Bandel, pengamat sastra asal Jerman, Maman S Mahayana dari Universitas Indonesia dan D Keumalawati, sastrawan dari Aceh. “Salah satu topik diskusi adalah “Aceh dalam peta politik sastra komunitas di Indonesia,” ujar Mustafa Ismail.(fik)

Sumber: Serambi Indonesia, Selasa 14 Juli 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sastrawan Luar Negeri Baca Puisi di PKA at .

meta

%d blogger menyukai ini: