Zaira Bertanya Tentang Tuhan
Januari 9th, 2012 § 2 Komentar
![]()
“Pertanyaan Tentang Tuhan” adalah novel terbaru Dianing Widya Yudhistira. Novel ini kini sedang dimuat secara bersambung di Harian Republika, Jakarta. Pertanyaan Tentang Tuhan mengisahkan tentang seorang tokoh bersama Zairah yang gelisah dalam menemukan Tuhan. Ia lalu bergelut dengan pikirannya, berbagai referensi, dan kenyataan yang dihadapinya. “Misalnya, ia mempertanyakan kenapa sebagian kalangan beragama suka melakukan kekerasan, padahal kekerasan sangat dibenci oleh Tuhan,” ujar Dianing. « Read the rest of this entry »
Boyongan? Pamitan? Nggak Juga
Januari 6th, 2012 § Tinggalkan sebuah Komentar
Jalansetapak boyongan ke musismail.com? Tidak sepenuhnya seperti itu. Sebab, tidak semua materi dalam blog ini saya pindahkan ke musismail.com. Saya hanya memilih yang sangat personal saja. Misalnya karya-karya saya ditambah beberapa yang lain yang saya anggap penting. Artinya, blog jalansetapak akan terus ada. Apalagi blog ini sudah banyak pengunjungnya dan page rank google pun lumayan: 3 bahkan pernah mencapai 4. « Read the rest of this entry »
Fira Meutia: Kejutan dari Pameran Buku
Juli 23rd, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar
Okeh, saya datang lagi! *numpang ngerusuh bentar
Kemarin aku, Rizki, Egin, bunda sama ayah pergi ke Pesta Buku Jakarta di Istora Senayan. Dari rumah kira-kira jam 4 sore, terus nongol di Senayannya jam 6 *lupa -_-*
Di sini rame banget. Tapi sayangnya waktu itu aku lagi bosen baca buku. Jadi aku males2an ke sana. Disamping lagi bosen baca, aku juga masih ngantuk => alesan utama. -,- Capek coscasciscus hari Selasa jam 3 pagi baru nyampe ke rumah, abis dari Batang. Alesan lain adalah karena bete coscasciscus min mataku naik, tapi kacamata belom diganti -> ganyambung
Rombonganku *ea rombongan* terus jalan, nyampe2 di acara Talkshow tentang Kopi Luwak. Aku, bunda sama Egin nonton bentar Talkshownya sambil nunggu ayah & Rizki beli buku. « Read the rest of this entry »
Menangis karena …
Juli 19th, 2010 § 1 Komentar
SETIAP ada kesempatan menulis saya selalu membuka facebook saya. Seperti biasa menuliskan status lalu berkunjung ke home. Saya memberi komentar kepada salah satu teman saya sekaligus pembaca novel Nawang. Tak saya duga dalam balasan komentnya bercerita tentang Nawang, novel saya.
“Membaca Nawang membuat saya menangis berkali-kali mbak,” begitu ujar salah satu pembaca novel saya Nawang. Saya ingin tahu mengapa, dia menjawab mengikuti kehidupan Nawang terasa begitu getir. Komentar yang keluar dari pembaca perempuan ini mengingatkan saya pada pembaca laki-laki yang bercerita teman perempuannya menangis ketika membaca novel Nawang. « Read the rest of this entry »
Si Sulung Jadi Pengarang
Juni 1st, 2010 § Tinggalkan sebuah Komentar
SEJAK Januari kemarin Maghfira Meutia Dewi atau ia biasa menulis dengan nama Fira Meutia sebagai nama pena, disibukkan menghadapi ujian akhir kelulusan. Setiap hari Selasa hingga Jum’at pihak sekolah mewajibkan masuk jam enam pagi untuk mendapatkan pelajaran tambahan, biasanya berupa latihan soal-soal. « Read the rest of this entry »
