………..jalansetapak journal

Ka Mumang Din Saja

Ka Mumang itu bahasa Aceh. Ka berarti sudah dan mumang berarti pusing/pening. Untuk kondisi yang terjadi berulang-ulang, ditambah kata lom di depan ka mumang. Jadi, kata-kata itu menjadi ka mumang lom. Lom itu artinya lagi. Artinya menjadi: sudah pusing/pening lagi.

Jika judul di atas, Ka Mumang Din Saja, diterjemahkan menjadi: Din Saja sudah pusing atau Din Saja lagi pusing. Jika kata itu ditambah kata lom menjadi Ka Mumang Lom Din Saja. Artinya sudah pusing lagi Din Saja. Siapa Din Saja? Sebentar….

Read the rest of this entry »

Filed under: Blog Sastra, Catatan Ringan

Jaringan Blog Sastra

Jaringan Blog Sastra, antara lain, memuat alamat blog pelaku, pembaca dan pengamat sastra.

Sebentar, saya tarik nafas dulu. Maklum, baru bangun tidur. Tidak “baru amat” sih. Tadi saya sempat melengok blog seorang teman yang wartawan sebuah media cetak, juga ketua RT di lingkungan saya, Agustaman. Bukan blog sastra, tapi kiat usaha rumahan. Maka itu, saya tidak akan membahas di sini

Sabar ya, saya menghirup teh dulu. Hmm, menyegarkan. Maknyus, kata Bondan Winarno. Sudah pukul delapan pagi. Teh tidak lagi panas. Hanya sedikit hangat. Tidak soal. Itulah risikonya bangun kesiangan. Bangun dengan tubuh lelah. Lemas. Saya seperti baru kerja berat. Bekerja dalam mimpi. Saya sempat ketemu penyair Tulus Wijanarko di sana. Read the rest of this entry »

Filed under: Blog Sastra, Catatan Ringan

dianing widya yudhistira

INFO BUKU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Ditulis oleh novelis yang karyanya (Sintren) masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo dan di toko-toko buku online.

jaringanblogsastra-ok
Blog Penyair Aceh J Kamal Farza

KOMENTAR TERBARU

JUMLAH PENGUNJUNG

  • 91,960 hits

GUDANG TULISAN

Google Ranking Blog Ini

Search Engine Optimization
DIANING WIDYA YUDHISTIRA

PEMANGKU BLOG

MAU TAHU INFO TAGIHAN TELPON DAN LISTRIK? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI:

klik disini

klik disini untuk info tagihan listrik
http://novelweton.co.cc
Mempertanyakan Weton

Judul Buku: Weton (Bukan Salah Hari)

Penulis: Dianing Widya Yudhistira

Penerbit: Grasindo, 2009

Dalam masyarakat Jawa, weton adalah sesuatu yang berkaitan dengan hari lahir. Setiap nama hari (Senin-Minggu) dalam kalender Jawa memiliki pasangannya, yakni Wage, Pon, Legi, Kliwon, dan Pahing. Dalam sejumlah peristiwa sosial, weton memegang peranan penting. Misalnya soal perkawinan. Jika seseorang menikah dengan pasangan yang hari lahirnya secara weton tidak bagus, dipercaya ia akan menemui banyak masalah dalam keluarga nanti.

Novel terbaru karya Dianing Widya Yudhistira ini dengan baik mengangkat persoalan itu. Ada tokoh-tokoh yang menikah dengan weton yang tidak cocok, yang kemudian berakibat buruk. Tapi tidak semua orang percaya pada weton. Novel ini menyajikan pertentangan itu: antara yang percaya dan yang tidak. Dan bagi yang tidak percaya, tentu, ada konsekuensinya. Apa itu? Inilah yang dijawab satu per satu dalam novel ini.

Ini novel keempat Dianing, yang juga dikenal sebagai penyair dan penulis cerpen. Novel pertamanya, Sintren (Grasindo, 2007), juga mengangkat persoalan lokal di Jawa, yakni tari Sintren, dan masuk lima besar Khatulistiwa Literary Award 2007. Novel lainnya, Perempuan Mencari Tuhan (Republika, 2007) dan Nawang (Republika, 2009). l DODY

Sumber: Koran Tempo, 18 Oktober 2009

-----------
Buku ini sudah bisa diperoleh di toko-toko buku Gramedia dan toko buku lain, juga di toko buku online seperti http://www.bukabuku.com, http://www.dinamikaebooks.com, http://bukukita.com, dan lain-lain. Bisa pula langsung ke penerbit Grasindo di http://www.grasindo.co.id. Untuk mengetahui lebih jauh tentang novel ini atau proses kreatif penulisannya silakan mengunjungi web http://novelweton.co.cc