Ka Mumang itu bahasa Aceh. Ka berarti sudah dan mumang berarti pusing/pening. Untuk kondisi yang terjadi berulang-ulang, ditambah kata lom di depan ka mumang. Jadi, kata-kata itu menjadi ka mumang lom. Lom itu artinya lagi. Artinya menjadi: sudah pusing/pening lagi.
Jika judul di atas, Ka Mumang Din Saja, diterjemahkan menjadi: Din Saja sudah pusing atau Din Saja lagi pusing. Jika kata itu ditambah kata lom menjadi Ka Mumang Lom Din Saja. Artinya sudah pusing lagi Din Saja. Siapa Din Saja? Sebentar….
Read the rest of this entry »
Filed under: Blog Sastra, Catatan Ringan
Jaringan Blog Sastra, antara lain, memuat alamat blog pelaku, pembaca dan pengamat sastra.
Sebentar, saya tarik nafas dulu. Maklum, baru bangun tidur. Tidak “baru amat” sih. Tadi saya sempat melengok blog seorang teman yang wartawan sebuah media cetak, juga ketua RT di lingkungan saya, Agustaman. Bukan blog sastra, tapi kiat usaha rumahan. Maka itu, saya tidak akan membahas di sini
Sabar ya, saya menghirup teh dulu. Hmm, menyegarkan. Maknyus, kata Bondan Winarno. Sudah pukul delapan pagi. Teh tidak lagi panas. Hanya sedikit hangat. Tidak soal. Itulah risikonya bangun kesiangan. Bangun dengan tubuh lelah. Lemas. Saya seperti baru kerja berat. Bekerja dalam mimpi. Saya sempat ketemu penyair Tulus Wijanarko di sana. Read the rest of this entry »
Filed under: Blog Sastra, Catatan Ringan
KOMENTAR TERBARU