Fira Meutia, Penulis “Asma di Dunia Maya”

15/07/2011 § 7 Komentar

Fira Meutia

Fira Meutia, penulis buku cerita Liontin Amery kembali meluncurkan buku pada Juli 2011 ini. Jika Liontin Amery yang diterbitkan lini KKPK Mizan adalah kumpulan cerita, kali ini adalah novel. Judulnya “Asma di Dunia Maya”. Novel ini tetap diterbitkan oleh lini KKPK (Kecil-kecil Punya Karya) Mizan. “Ide novel ini dari kelompok conference school di internet,” kata pelajar kelas II SMP Negeri 17 Tangerang Selatan yang bernama lengkap Maghfira Meutia Dewi ini.

Ia bercerita, conference school adalah kelas belajar yang anggotanya adalah anak-anak sebayanya yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Di kelompok belajar itu, ada yang bertindak sebagai guru dan murid. “Juga ada pengurus seperti kepala sekolah, ketua kelas, wakil ketua kelas, sekretaris, dan bendahara. Pokoknya kayak sekolah beneran lah,” ujar putri pertama novelis Dianing Widya Yudhistira ini. « Read the rest of this entry »

Sajak Terbaru Presiden Rex

11/07/2010 § 1 Komentar

hasbiburman-foto:jalansetapak.wordpress.com

Hasbi Burman adalah salah seorang penyair terkemuka di Aceh. Sosoknya sangat unik. Ia kerap muncul pagi-pagi di Warung Siang Malam, depan Masjid Raya Banda Aceh, tempat para seniman dan wartawan di Banda Aceh kerap ngopi pagi. Lalu, ia menghilang entah ke mana — mungkin pulang ke Blang Bintang, pinggiran kota Banda Aceh. Baru sore-sore ia muncul lagi, kadang di Taman Budaya Banda Aceh, kongkow-kongkow dengan seniman lain, atau mungkin langsung ke Rex, tempat ia menjadi tukang parkir. « Read the rest of this entry »

Yang Belia Yang Berkarya

28/06/2010 § Tinggalkan komentar

Ratusan judul buku yang ditulis puluhan penulis cilik terserak di pasar.

fira meutia

Sumber: Koran Tempo, 27 Juni 2010

Meski memasuki masa liburan, bukan berarti Maghfira Meutia Dewi alias Fira Meutia, 12 tahun, bisa berleha-leha. Selain sibuk memilih sekolah lanjutan pertama yang akan dimasukinya, ia tengah berkonsentrasi menuntaskan buku yang bercerita tentang perubahan iklim.

“Buku tentang global warming sudah aku tulis 30 halaman,” kata peraih Internet Sehat Blog Award 2009 kategori Student Blog yang juga menjadi connector (pembawa pesan perubahan iklim) The Climate Project Indonesia itu saat ditemui di rumahnya, Vila Pamulang, Kamis lalu.

Sejak Mei lalu, kumpulan cerpen perdananya, Liontin Amery, yang diterbitkan Mizan, mengisi rak-rak toko buku. « Read the rest of this entry »

Tamasya Bersama Puisi Sapardi

31/07/2008 § 5 Komentar

Sapardi Joko Damono-poster baca puisi Sapardi Djoko Damono adalah penyair terdepan yang mengusung lirisme. Puisi-puisinya ‘menghanyutkan’ sejumlah penyair muda sehingga ikut terbawa oleh arus puisinya. Memang, dalam arus lirisme, sajak-sajak penyair kelahiran Surakarta pada 20 Maret 1940 adalah gelombang besar. Ia bisa ‘menghanyutkan’ siapa saja. Dalam kesempatan ini, saya ingin menyuguhkan sejumlah puisi Sapardi yang terkumpul dalam kumpulan sajak “Perahu Kertas” (1982). « Read the rest of this entry »

Puisi Beni Setia

27/07/2008 § 1 Komentar

ukliterarybiennale.com

Beni Setia lahir di Bandung, 1954. Ia menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Menengah Pertanian Atas, Soreang, Bandung pada 1974. Ia menulis cerpen, puisi, serta esai sosial-budaya baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Sunda. Bukunya yang telah terbit, Legiun Asing: Tiga Kumpulan Sajak (1987), Dinamika Gerak (1990), dan Harendong (1996). Kini ia tinggal bersama keluarganya di Caruban, Madiun, Jawa Timur. « Read the rest of this entry »

Zab Bransah, Deny Pasla, dan Lain-lain (3)

07/07/2008 § Tinggalkan komentar

Saya memang punya kedekatan khusus dengan Sanggar Cempala Karya. Tapi, saya bukan anggota, dan tak tercatat sebagai apa pun di sanggar itu. Saya mengenal semua anggota sanggar itu, dan kerap diajak kalau mereka sedang latihan alam. Bahkan, terkadang, saya ikut membantu mereka. Kebetulan, saya juga pekerja teater (belakangan menarik diri dari teater dan memposisikan diri sebagai penulis pertunjukan teater di koran Serambi Indonesia).

Kebanyakan anggota sangar itu adalah penggiat sastra. Selain Sulaiman Juned, Deny Pasla, Ansor Tambunan, Zab Bransah, juga ada Win Gemade. Baiklah, sekarang saya ingin cerita tentang Win Gemade. Win lahir di Takengon, Aceh Tengah, 1 Desember 1967. Ia mulai giat bersastra sejak 1987, ya lebih duluan dari saya. Ia banyak menulis puisi untuk koran Aceh dan Medan. « Read the rest of this entry »

Zab Bransah, Deny Pasla, dan Lain-lain (2)

05/07/2008 § Tinggalkan komentar

deny pasla
Beberapa jam kemudian, Deny baru membalas SMS saya. “Ada acara apa?” Saya pun menjawab bahwa saya, bersama seorang teman, sedang meneliti tentang Islam di Peureulak. Selama ini, yang tercatat di buku-buku sejarah, Islam tertua di Nusantara itu di Pasai. Rupanya, belakangan, muncul keyakinan baru yang diperkuat oleh sebuah seminar bertaraf internasional di Kuala Simpang pada 1980 yang menyatakan bahwa Islam tertua itu di Peureulak. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Biografi Sastrawan category at .

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 46 pengikut lainnya.