………..jalansetapak journal

Mesin Syariat? Apa itu?

Undangan Peluncuran “Mesin Syariat” – Komunitas Tikar Pandan. Begitulah judul email yang dikirimkan Komunitas Tikar Pandan, Selasa hampir tengah malam kemarin (15/12). Apa itu? Mengapa komunitas kebudayaan yang dikelola oleh Azhari dan kawan-kawan itu masuk wilayah wacana keagamaan?

Begitu membuka email, kita langsung tahu persis apa yang dimaksud: “Mesin Syariat” adalah tajuk Jurnal Kebudayaan Gelombang Baru Edisi IV. Seperti apa isi jurnal kali ini, ya mesti hadir dulu. Yang jelas, pembicara diskusi peluncuran itu memang orang-orang yang dikenal berkonsentrasi pada wilayah pemikiran keagamaan. Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya

Kereta Kencana Rendra di TIM

Beberapa hari lalu, saya menerima pesan singkat dari seorang teman penulis, Yanthi Razali. Isinya: “Drama Kereta Kencana karya Rendra di Graha Bhakti Budaya TIM, Kamis 26 Nov jam 19.30, sutradara Putu Wijaya, pemeran Ikranegara, Niniek L. Karim. Gratis.”

Saya belum ngecek, apakah pertunjukan ini memang gratis. Yang jelas, di Taman Ismail Marzuki pada 22-28 November 2009 memang diadakan Festival Rendra. Salah satu mata acaranya adalah pertunjukan Kereta Kencana itu. Acara ini diadakan oleh PKJ-Taman Ismail Marzuki dan Dewan Kesenian Jakarta. Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya, Berita Budaya

Festival Film Pendek di TIM

Baru ngeh, ternyata Festival Film Pendek Konfiden 2009 yang digelar Dewan Kesenian Jakarta di Taman Ismail Marzuki sudah berlangsung sejak kemarin, 19 Nopember. Masih ada dua hari sih kalau ingin nonton, sampai 22 November. Pemutarannya dilakukan di dua venu, yakni di Galeri Cipta III dan Kineforum.

Tahun ini, festival itu mengambil tema “Berbagi”. Ini, menurut panitia, “Berbagi untuk merayakan sekaligus membaca ulang prinsip saling berbagi sebagai sebuah gagasan dan realitas keseharian jejaring komunitas perfilman Indonesia,” tulis mereka dalam Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya, Film

Lomba Puisi-Prosaik Krakatau Diperpanjang

Beberapa waktu lalu, saya menerima SMS dari penyair Yogyakarta Mutia Sukma. Isinya: “Lomba cipta puisi-prosaik Krakatau Award 2009 diperpanjang smpi 30 nov 09 (cap pos). Tema prwsta n budaya lmpung. Krim nskh rangkap 4 ke Panitia Krakatau Award 2009, Dewan Kesenian Lampung, Kompleks GOR Sumpah Pemuda, Way Halim-Bandar Lampung.”

Tadinya, deadline pengiriman naskah adalah 2 Oktober 2009. Dalam penjelasan panitia yang dirilis beberapa media menyebutkan: peserta maksimal mengirim tiga naskah puisi-prosaik dalam bentuk print out rangkap empat karya asli, bukan jiplakan tidak sedang diikutsertakan pada perlombaan lain, dan tidak pernah dipublikasikan. Persyaratan lain? Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya, Berita Budaya

Khatulistiwa Award Sebentar Lagi Diumumkan

Dengar kabar — mudah-mudahan tidak ada perubahan — pemenang penghargaan sastra Khatulistiwa Literary Award 2009 akan diumumkan pada 10 Nopember 2009. Upacara pengumuman, seperti tahun-tahun sebelumnya, diadakan di Plaza Senayan, Jakarta. Nah, siapakah yang jadi pemenang?

Jika mau menebak-nebak, tentu berdasarkan pembacaan, silakan saja. Ini dia karya-karya yang masuk lima besar, yang kemudian dipilih masing-masing satu untuk dimenangkan. Untuk kategori prosa ada Meredam Dendam (Novel Gerson Poyk), Sutasoma (Novel Cok Sawitri), Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya, Berita Budaya

Aceh International Literary Festival

Hmm, akhirnya selesai juga kerja maraton membaca, memilih, merapikan dan mengurutkan karya-karya teman sastrawan untuk antologi sastra Krueng Aceh. Buku ini akan diluncurkan di Banda Aceh menandai panggung sastra terapung yang kami namai Aceh International Literary Festival. Acara ini bagian dari Pekan Kebudayaan Aceh ke-5 yang berlangsung pada 2-11 Agustus 2009 di Banda Aceh.

Ada lebih 30 sastrawan dalam dan luar negeri yang memastikan hadir dan menyertakan karyanya dalam buku itu. Saya dan Fikar W Eda, yang menggagas festival sastra itu, gembira sekali dengan sambutan teman-teman untuk menghadiri acara ini. Tugas kami selanjutnya adalah memastikan tempat pelaksanaan acara agar tertata sesuai harapan. Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya, Catatan Ringan

‘Malam Sastra Aceh’ di UNY

Sumber: Kedaulatan Rakyat, 28 Maret 2009

KELUARGA Besar Mahasiswa Sastra Indonesia UNY bersama MK Art Syndicate menyelenggarakan ‘Malam Sastra Aceh’ yang melibatkan 5 sastrawan Aceh untuk bicara kesusastraan Aceh Pasca Tsunami. Acara digelar di Pendapa Tedjakusuma Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (29/3) pukul 19.30. Acara tersebut diisi dengan diskusi, pembacaan puisi serta teaterikal prosa.

Mutia Sukma dan Indrian Koto, penyelenggara mengatakan Aceh adalah sebuah daerah yang unik. Bukan saja karena letaknya di ujung Sumatera dengan kakayaan alam yang berlimpah. Aceh juga merupakan satu-satunya daerah di Indonesia yang cukup lama dirundung konflik dengan skala korban yang cukup besar. Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya, Berita Budaya

Malam Ini Festival Sastra Internasional Dibuka

Teman-teman, malam ini festival sastra internasional bernama Jakarta International Literary Festival dibuka. Tempatnya di Museum Seni Rupa dan Keramik, Jalan Taman Fatahillah, Jakarta Barat, sekitar pukul 19.00. Festival itu akan berlangsung hingga 13 Desember. Pesertanya sekitar 150 orang dari Indonesia dan berbagai negara. Acara diisi denngan pembacaan karya sastra (puisi dan cerpen), musikalisasi puisi, worksop, dan seminar sastra.

Untuk seminar, para pembicara yang dijadwalkan hadir DR. Katrin Bandel (Jerman), Martin Jankowski (Swedia), Taufik Ismail (Indonesia), Prof Dr Koh Yuong Hun (Korea), Datuk A Samad Said (Malaysia), Abdul Hadi WM (Indonesia), Dr Mikihiro Moriyama (Jepang), Jamal Tukimin, MA (Malaysia), DR Henry Chambert-loir, Dr Stefan Danarek, dan Budi Darma (Indonesia). Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya, Berita Budaya

Lomba Novel DKJ Diumumkan 12 Desember

Bagi teman-teman yang mengikuti Sayembara Menulis Novel DKJ 2008, bersiap-siaplah. Pengumuman pemenang lomba itu akan dilakukan Jumat, 12 Desember 2008, pukul 20.00 WIB di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya 73 Jakarta 10330. Kalau menang, hadiahnya lumayan. Hmmm..

Sesuai pengumuman sebelumnya, lomba ini akan memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah. Untuk juara pertama hadiahnya Rp. 20 juta, juara kedua Rp. 15 juta dan juara ketiga Rp. 12,5 juta. Tidak dijelaskan, apakah ada pemenang harapan, sebagaimana pada lomba-lomba novel DKJ sebelumnya. Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya, Berita Budaya

Bengawan Solo Festival

Bengawan Solo Festival diadakan di Solo, pada 21-22 November 2008. Ini festival seni tahunan Kota Solo. Kali ini festival menghadirkan seni tradisi tari dan musik dari Solo, Yogyakarta, Bali, Cirebon, Malang, Makassar, Sumatara Utara dan Sumatra Barat. Acara ini dilangsungkan di Balaikota Pemkot Surakarta, Jalan Jenderal Sudirman 1, Surakarta .

Pada pembukaan festival ini akan tampil Balinese Group Jurusan Karawitan ISI Surakarta pimpinan I Wayan Sadra. Mereka menampilkan repertoar Teruna Jaya dan Tari Baris. Kedua tari itu mengimpresikan keperkasaan serta konser gamelan kebyar berjudul Purwapascima karya empu I Wayan Beratha. Gamelan gong kebyar adalah perangkat gamelan Bali baru yang lahir dan berkembang awal abad ke-20 dan kini mencapai popularitasnya. Read the rest of this entry »

Filed under: Agenda Budaya, Berita Budaya

dianing widya yudhistira

INFO BUKU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Ditulis oleh novelis yang karyanya (Sintren) masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo dan di toko-toko buku online.

jaringanblogsastra-ok
Blog Penyair Aceh J Kamal Farza

KOMENTAR TERBARU

JUMLAH PENGUNJUNG

  • 91,960 hits

GUDANG TULISAN

Google Ranking Blog Ini

Search Engine Optimization
DIANING WIDYA YUDHISTIRA

PEMANGKU BLOG

MAU TAHU INFO TAGIHAN TELPON DAN LISTRIK? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI:

klik disini

klik disini untuk info tagihan listrik
http://novelweton.co.cc
Mempertanyakan Weton

Judul Buku: Weton (Bukan Salah Hari)

Penulis: Dianing Widya Yudhistira

Penerbit: Grasindo, 2009

Dalam masyarakat Jawa, weton adalah sesuatu yang berkaitan dengan hari lahir. Setiap nama hari (Senin-Minggu) dalam kalender Jawa memiliki pasangannya, yakni Wage, Pon, Legi, Kliwon, dan Pahing. Dalam sejumlah peristiwa sosial, weton memegang peranan penting. Misalnya soal perkawinan. Jika seseorang menikah dengan pasangan yang hari lahirnya secara weton tidak bagus, dipercaya ia akan menemui banyak masalah dalam keluarga nanti.

Novel terbaru karya Dianing Widya Yudhistira ini dengan baik mengangkat persoalan itu. Ada tokoh-tokoh yang menikah dengan weton yang tidak cocok, yang kemudian berakibat buruk. Tapi tidak semua orang percaya pada weton. Novel ini menyajikan pertentangan itu: antara yang percaya dan yang tidak. Dan bagi yang tidak percaya, tentu, ada konsekuensinya. Apa itu? Inilah yang dijawab satu per satu dalam novel ini.

Ini novel keempat Dianing, yang juga dikenal sebagai penyair dan penulis cerpen. Novel pertamanya, Sintren (Grasindo, 2007), juga mengangkat persoalan lokal di Jawa, yakni tari Sintren, dan masuk lima besar Khatulistiwa Literary Award 2007. Novel lainnya, Perempuan Mencari Tuhan (Republika, 2007) dan Nawang (Republika, 2009). l DODY

Sumber: Koran Tempo, 18 Oktober 2009

-----------
Buku ini sudah bisa diperoleh di toko-toko buku Gramedia dan toko buku lain, juga di toko buku online seperti http://www.bukabuku.com, http://www.dinamikaebooks.com, http://bukukita.com, dan lain-lain. Bisa pula langsung ke penerbit Grasindo di http://www.grasindo.co.id. Untuk mengetahui lebih jauh tentang novel ini atau proses kreatif penulisannya silakan mengunjungi web http://novelweton.co.cc