Malam dan Kopi Din Saja
23/06/2009
Sejumlah teman suka mengirim puisi lewat pesan singkat (SMS). Adakalanya, puisi itu langsung saya baca. Namun terkadang, karena keadaan tertentu, puisi itu saya simpan dulu. Salah seorang teman penyair yang kerap mengirimkan puisi lewat SMS itu adalah Din Saja. Berikut dua puisinya yang dikirim dalam waktu terpisah.
din saja
MALAM
terkadang aku dengan sengaja melanggar
ketetapan yang kau berikan itu
rasa jenuh
ragu
bahkan sebenarnya takut,
atau kesangsian?
tapi apakah kepatuhan itu tanpa pilihan
ah, maafkan aku tersenyum sejenak
mengenangkan kembali perahu kertas yang pernah karam itu
kini bangkit dengan kecepatan tinggi,
tunggu, bukankah ini keangkuhan?
Banda Aceh 20 September 2008
dikirim lewat sms oleh din saja pada 21 sept 2008 pk 23.18
din saja
KOPI ULEE KARENG, CENGKARENG, DAN INGATAN
sambil minum kopi ulee kareng di
tangga bandara cengkareng
yang tidak sempat diminum tadi pagi,
kenangan membesut dari ingatan
masa lalu yang lebih menapaki trotoar matraman
di rumah rindu masih tertinggal dalam dekapan hujan
perjalanan penuh ingatan kenangan
kopi ulee kareng rindu yang tertanam
cengkareng, 21 januari 2009
dikirim lewat sms pada 21 jan 2009 pk 12.42
Entry Filed under: Puisi. .


Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed