KUNANG-KUNANG
11/05/2009
Sajak Mustafa Ismail
Sumber: Kompas, Minggu 10 Mei 2009
maafkan aku bila pada satu sore aku
menemukanmu dalam gelas kopi dan meminumnya
stasiun tugu dan kali code memang telah jauh
tapi aku takut kau makin dekat,
masuk dalam darah dan menjadi kunang-kunang
di tengah padang
aku tidak ingin menjadi bocah-bocah malam
yang mengejar-ngejarmu dan mengajakmu
masuk dalam tidurku
sebab mimpiku makin aneh
bahkan aku tidak berani lagi bermimpi
malam makin menyakitkan
menyeret kita ke rumah jagal.
Semarang-Jakarta, 1 April 2009
Entry Filed under: Puisi. .
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1. fauzi | 03/08/2009 at 9:28 pm
salam ketemu
mohon lalu lewat puisi
puitis sungguh