Dunia Anak

03/07/2008

Di tengah gempuran film horor dan komedi setengah cabul, Alenia meluncurkan film langka bertema anak-anak.

Sumber: Koran Tempo, Kamis 3 Juli 2008

Sebuah narasi melayang di udara. Isinya memperkenalkan anggota keluarga si narator, Nala (diperankan oleh Ken Nala Amrytha). Seusai narasi itu, gambar berpindah ke suasana kemacetan Ibu Kota Jakarta. Adegan berikutnya adalah suasana cemberut yang dibangun Nala; Tama (Raja Intan Permata), sang adik; serta dua sepupu Nala: Reno (Arsenna Rahadi) dan Inka (Quinsha Jasmine Haq) dalam sebuah mobil.

Mereka tak kuasa menahan suasana murung karena habis menerima rapor. Pasalnya, jika ada nilai 7 dalam rapor, tidak akan ada liburan bagi keempat bocah manis itu. “Kayaknya bukan liburan, tapi akan dapat masalah besar,” ujar Nala dalam hati karena menduga isi rapor mereka jelek.

Itulah cuplikan awal film Liburan Seruuu…!! yang disutradarai oleh Sofyan D. Surza. Film berdurasi 100 menit itu mengisahkan petualangan liburan keempat anak sekolah dasar tersebut bersama seorang kakak angkat Nala dari Papua, Momo (Minus Karoba). Mereka berkemah di perkebunan teh di Tawangmangu dan harus bertualang menghindari kejaran pemburu harta karun.

Ternyata suasana cemberut itu sengaja diciptakan ibu Nala, Mama Lita (Ira Wibowo), dan Tante Karin (Berliana Febrianti) guna memberi kejutan kepada anak-anak. Bahkan sang ayah, Papa Adi (Donny Damara), sudah menyatakan tidak ada liburan dan menyerahkan gunting pemotong rumput kepada Nala dan sikat kamar mandi kepada Tama.

Film yang diproduksi Alenia Pictures hasil kerja sama dengan susu Dancow ini diputar perdana di bioskop jaringan Cineplex 21 pada hari ini. Selain dalam rangka liburan sekolah, film ini diluncurkan sebagai salah satu rangkaian memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono rencananya akan menonton bersama anak-anak pemenang lomba foto se-Indonesia. “Kami membuat ini karena minimnya film anak-anak saat ini,” ujar Nia Zulkarnain, pemilik Alenia.

Kegembiraan ala anak-anak memang tersaji apik dalam film bergenre drama musikal anak-anak ini. Lihatlah, misalnya, reaksi mereka menyikapi masalah yang timbul ketika Momo kehilangan tiket kereta bisnis di Stasiun Gambir. Bukannya sedih, mereka malah bernyanyi menghibur Momo. Akhirnya, Nala mendapat ide untuk naik kereta ekonomi dari Stasiun Kota.

Musik besutan Dian H.P. menjadi salah satu elemen penting yang membuat film ini semakin indah. Belum lagi muka-muka polos dan lucu para pemerannya yang menggemaskan penonton. Ini masih dipadu dengan koreografi tari yang indah karya Ari Tulang. Selain itu, sajian pemandangan alam Tawangmangu, Jawa Tengah, dan Kaliurang, Yogyakarta, menjadi “lauk” lainnya, walau tidak maksimal seperti dalam film produksi Alenia sebelumnya, Denias.

Selain patut mendapat apresiasi karena menghadirkan film anak-anak di tengah gempuran film-film horor, cinta, dan komedi setengah cabul, film ini patut diberi beberapa catatan, misalnya gambaran kereta ekonomi ketika liburan musim sekolah tidak senyata adanya. Dalam film digambarkan gerbongnya masih “rapi jali” dengan tempat duduk nyaman. “Itu demi kepentingan visual karena harus ada tarian dalam kereta,” ujar Sofyan, yang baru pertama kali membesut film layar lebar.

Selain Sofyan, yang sebelumnya membesut drama situasi komedi Bajaj Bajuri dan Suami-suami Takut Istri, Cynthia Lamusu juga baru pertama kali tampil di layar lebar. “Saya mau ikut karena ini film anak-anak yang sekarang sudah minim. Ini merupakan hal yang positif,” ujarnya. TITO SIANIPAR

Judul: Liburan Seruuu…!!
Sutradara: Sofyan D. Surza
Naskah: Tian Pranyoto Gafar
Pemain: Ken Nala, Raja Intan, Arsenna, Quinsha Jasmine, Minus Karoba, Berliana Febrianti, Donny Damara, Ira Wibowo
Genre: drama musikal anak
Durasi: 100 menit
Produksi: Alenia Pictures

Entry Filed under: Berita Budaya. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


INFO BUKU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Ditulis oleh novelis yang karyanya (Sintren) masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo dan di toko-toko buku online.

TERBANYAK DIBACA

Kategori

jaringanblogsastra-ok
Blog Penyair Aceh J Kamal Farza

KOMENTAR TERBARU

JUMLAH PENGUNJUNG

GUDANG TULISAN

Google Ranking Blog Ini

Search Engine Optimization

MEDIA

DIANING WIDYA YUDHISTIRA

PEMANGKU BLOG