Empat Menteri Baca Puisi di RRI

12/11/2007

Sumber: REPUBLIKA, Minggu, 11 Nopember 2007

Empat orang menteri berdiskusi dan tampil membaca sajak dalam acara bertajuk Malam Patriotisme dalam Sastra Indonesia di auditorium RRI Pusat Jakarta, pada Jumat malam, 9 November 2007, pukul 20-22.00 WIB. Mereka adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Faridah Hatta, Mensos Bachtiar Hamsyah, Menkoinfo M Nuh, dan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Lukman Edi.

Diskusi interaktif dan baca puisi yang dipandu langsung oleh Direktur Utama RRI, Parni Hadi, ini berlangsung sangat meriah. Selain disiarkan langsung ke seluruh tanah air, juga disaksikan secara life oleh sekitar 100 tamu undangan yang memenuhi auditorium RRI Pusat (liputan lengkap acara ini akan dimuat pada rubrik Horison edisi mendatang).

Selain empat menteri, sejumlah tokoh dan penyair nasional juga ikut membacakan sajak, seperti Dirjen Pemberdayaan Sosial Gunawan Sumodiningrat, Direktur Program dan Produksi RRI, Rosarita Niken Widiastuti, Taufiq Ismail, Sutardji Calzoum Bachri, Sujiwo Tejo, Fatin Hamama, Ahmadun Yosi Herfanda, Diah Hadaning, Mustafa Ismail, dan Chavchay Saefullah. Acara juga dimeriahkan grup band dan para artis RRI.

Menurut Niken, acara ini untuk mengawali iven gelar sastra bulanan di RRI. ”Untuk bulan-bulan selanjutnya akan digelar pertunjukan baca puisi, musikalisasi puisi, dialog sastra, dan berbagai acara sastra lainnya,” katanya.
(ayh )

Entry Filed under: Berita Budaya. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


INFO BUKU

Novel Nawang bercerita tentang perjuangan hidup seorang perempuan. Tokoh novel ini lahir dalam keluarga yang penuh gejolak. Ia ingin mendobrak sejumlah kebiasan di kampungnya yang dianggap membuat perempuan tidak maju dan hanya puas menjadi ibu rumah tangga. Ditulis oleh novelis yang karyanya (Sintren) masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel seharga Rp 35 ribu ini bisa didapatkan di toko-toko buku, seperti Gramedia, Gunung Agung, toko-toko buku online atau langsung ke Penerbit dan Toko Buku Republika penerbit di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.

Novel Perempuan Mencari Tuhan karya Dianing Widya Yudhistira ini bercerita tentang reinkarnasi dan keresahan seorang perempuan dalam mencari Tuhan. Novel ini dapat diperoleh di toko buku terdekat, toko buku online, atau langsung ke penerbit dan toko buku Republika di Jalan Pejaten Raya No. 40 Jati Padang Jakarta Selatan Telp. 021-7892845 dan faks 021-7892842.



Novel Sintren masuk lima besar Khatulistiwa Award 2007. Novel karya Dianing Widya Yudhistira bercerita tentang seni tradisi Sintren yang makin hilang. Novel ini sekaligus menyuguhkan drama yang menyentuh: perjuangan seorang perempuan, pentingnya pendidikan dan potret kemiskinan yang kental di depan mata. Selain di toko buku dan toko buku online, juga dapat diperoleh di Penerbit Grasindo dan di toko-toko buku online.

TERBANYAK DIBACA

Kategori

jaringanblogsastra-ok
Blog Penyair Aceh J Kamal Farza

KOMENTAR TERBARU

JUMLAH PENGUNJUNG

GUDANG TULISAN

Google Ranking Blog Ini

Search Engine Optimization

MEDIA

DIANING WIDYA YUDHISTIRA

PEMANGKU BLOG