Lamlagang
10/11/2006
kau mengirim parcel: sepotong langit, belahan apel, dan
potongan aspal jalan Seulawah
selamat menulis kota besar, katamu, awas ada donat mirip mataku
di iklan-iklan yang kau temukan
aku memang menemukan donat itu, seperti bola plastik
ditendang dari satu gawang ke gawang lain,
seperti musik ditinggal pergi: hari-hari suntuk dan
jam malam tak beringsut
kembali kucari-cari parcel itu: kini telah berganti
traktor, sepatu lars, dan anak kecil yang menangis
merentang sepanjang peta, tanpa sempat kita beri tanda
banyak orang pergi, menggigil di tepi
seperti aku, terperangkap hujan dan tangis banyak orang
mengusap-usap mata pedih dan hati letih
mengingatmu: perempuan-perempuan yang menulis
nasib di unjung rambut, dengan wajah kusut
sepotong langit, belahan apel, dan potongan
aspal jalan Seulawah: betapa hijaunya kenangan
Pamulang, 5 Januari 2004
Catatan:
Jalan Seulawah, nama sebuah jalan di kota Banda Aceh
Entry Filed under: Puisi. .
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1. Mr WordPress | 10/11/2006 at 9:58 am
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.